Lihat juga
Euro, British pound, dan dolar Australia berkinerja sangat baik hari ini dengan menggunakan strategi Mean Reversion. Saya tidak melakukan transaksi menggunakan strategi Momentum, meskipun dolar Kanada terlihat cukup menjanjikan.
Selanjutnya, pasar menantikan data inflasi pertama di Amerika Serikat sejak dimulainya perang yang melibatkan United States, Israel, dan Iran. Angka yang akan dirilis mencakup Indeks Harga Konsumen (CPI) Amerika Serikat untuk bulan Maret, serta Indeks Sentimen Konsumen University of Michigan beserta ekspektasi inflasi. Laporan-laporan ini akan menjadi indikator utama mengenai bagaimana ketegangan geopolitik dan tantangan ekonomi yang terus berlanjut memengaruhi stabilitas harga di ekonomi terbesar dunia. Pasar memantau setiap perubahan dengan saksama, karena data inflasi secara langsung memengaruhi keputusan Federal Reserve terkait kebijakan moneter, khususnya suku bunga.
Perhatian khusus akan diberikan pada indeks harga konsumen inti (Core CPI), yang mengecualikan komponen bergejolak seperti harga pangan dan energi. Indikator ini sering dianggap sebagai cerminan yang lebih akurat dari tren inflasi yang mendasari. Data dari University of Michigan juga akan penting, karena menunjukkan bagaimana konsumen memandang situasi ekonomi saat ini dan ekspektasi mereka terhadap harga di masa depan. Setiap penyimpangan dari perkiraan dapat memicu volatilitas signifikan di pasar keuangan.
Jika data dirilis kuat, saya akan mengandalkan strategi Momentum. Jika pasar menunjukkan reaksi yang lemah terhadap data, saya akan tetap menggunakan strategi Mean Reversion.
Strategi Momentum (Breakout) untuk Paruh Kedua Hari
Untuk EUR/USD
Untuk GBP/USD
Untuk USD/JPY
Strategi Mean Reversion (Pullback) untuk Paruh Kedua Hari
Untuk EUR/USD
Untuk GBP/USD
Untuk AUD/USD
Untuk USD/CAD