empty
 
 
26.06.2026 08:00 AM
USD/JPY: Kiat-kiat Trading Sederhana untuk Trader Pemula pada 26 Juni. Analisis Transaksi Forex Kemarin

Analisis Transaksi dan Kiat-kiat untuk Trading Yen Jepang

Pengujian harga di 161,80 bertepatan dengan momen ketika indikator MACD baru mulai bergerak turun dari garis nol, sehingga mengonfirmasi titik masuk yang tepat untuk menjual dolar. Alhasil, pasangan ini turun sebanyak 15 pip.

Dolar sedikit melemah terhadap yen Jepang setelah data inflasi dirilis lebih rendah daripada prediksi banyak pelaku pasar. Indeks PCE inti di AS naik 0,3% pada bulan Mei, sejalan dengan proyeksi para ekonom, yang memicu penurunan ringan pada USD/JPY di sesi siang hari. Bagi pembeli dolar, rilis inflasi ini cukup mengecewakan karena mereka berharap hasil lebih kuat yang bisa mendorong Federal Reserve untuk bertindak lebih agresif dan lebih cepat.

Tekanan pada dolar mereda berkat data PDB AS kuartal pertama, yang jauh lebih baik daripada ekspektasi, mencatat pertumbuhan 2,1%. Hal ini menunjukkan ketahanan ekonomi Amerika, yang kemungkinan mencegah penurunan yang lebih dalam pada pasangan tersebut. Pertumbuhan ekonomi yang kuat dapat menopang dolar dalam jangka panjang, bahkan di tengah indikator inflasi yang moderat. Sementara itu, yen Jepang saat ini belum menunjukkan tren yang jelas. Pergerakannya banyak berkorelasi dengan sentimen keseluruhan di pasar global, ekspektasi terhadap kebijakan Bank of Japan, serta intervensi valuta asing.

Untuk strategi intraday, saya akan lebih berfokus pada penerapan skenario #1 dan #2.

This image is no longer relevant

Skenario Beli

Skenario #1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini ketika titik masuk mencapai sekitar 161,69 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan menuju level 161,85 (garis tebal hijau pada grafik). Di sekitar 161,85, saya berniat menutup posisi beli dan kembali membuka posisi jual, dengan ekspektasi pergerakan 30–35 pip berlawanan arah dari level tersebut. Sebaiknya kembali melakukan pembelian pasangan ini saat terbentuk koreksi dan penurunan tajam pada USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari level tersebut.

Skenario #2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali uji berturut-turut pada level 161,58 sementara indikator MACD berada di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan dan memicu pembalikkan naik di pasar. Kenaikan menuju level berlawanan di 161,69 dan 161,85 dapat diantisipasi.

Skenario Jual

Skenario #1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah level 161,58 berhasil ditembus (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual akan berada di 161,41, tempat saya berniat menutup posisi jual dan segera membuka posisi beli (dengan ekspektasi pergerakan 20–25 pip berlawanan arah dari level tersebut). Penjual dapat kembali kapan saja; mereka hanya membutuhkan sedikit isyarat dari bank sentral. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari level tersebut.

Skenario #2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali uji berturut-turut pada level 161,69 sementara indikator MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan dan memicu pembalikkan turun di pasar. Penurunan menuju level berlawanan di 161,58 dan 161,41 dapat diantisipasi.

This image is no longer relevant

Informasi di Grafik:

Garis tipis hijau – level masuk untuk membuka posisi beli pada instrumen trading;

Garis tebal hijau – perkiraan level harga untuk menempatkan Take Profit atau mengamankan keuntungan secara manual karena kenaikan kecil kemungkinannya berlanjut di atas level ini;

Garis tipis merah – level masuk untuk membuka posisi jual pada instrumen trading;

Garis tebal merah – perkiraan level harga untuk menempatkan Take Profit atau mengamankan keuntungan secara manual karena penurunan kecil kemungkinannya berlanjut di bawah level ini;

Indikator MACD. Saat masuk pasar, penting untuk mempertimbangkan zona overbought dan oversold.

Catatan: Trader pemula di pasar forex harus sangat berhati-hati ketika mengambil keputusan untuk masuk pasar. Sebelum laporan fundamental penting dirilis, sebaiknya tetap di luar pasar agar tidak terjebak dalam fluktuasi tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa memasang stop order, Anda bisa dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda trading dengan volume besar dan tidak menerapkan pengelolaan modal dengan baik .

Dan ingat, agar bisa trading dengan sukses, Anda memerlukan rencana trading yang jelas seperti yang disajikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini pada dasarnya adalah strategi yang merugi bagi trader intraday.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.