empty
 
 
29.07.2026 09:26 AM
USD/JPY: Kiat-kiat Trading Sederhana untuk Trader Pemula pada 29 Juli. Analisis Transaksi Forex Kemarin

Analisis Transaksi dan Kiat-kiat untuk Yen Jepang

Uji level 163,88 bertepatan dengan momen ketika indikator MACD baru mulai bergerak turun dari garis nol, yang mengonfirmasi titik entri yang tepat untuk melakukan penjualan dolar. Akibatnya, pasangan tersebut turun menuju level target di 163,63.

Kemarin, dolar melemah terhadap yen karena tertekan oleh data makroekonomi yang lemah, dengan faktor kunci berupa penurunan kepercayaan konsumen AS. Indikator tersebut turun ke 90,8 poin, dan data sekunder lainnya juga bergerak tidak menguntungkan bagi mata uang AS. Memburuknya sentimen konsumen menurunkan ekspektasi terhadap suku bunga Federal Reserve dan menekan imbal hasil Treasury AS, yang pada akhirnya menghilangkan dukungan bagi dolar. Yen Jepang merespons dengan menguat. Penurunan imbal hasil AS mempersempit selisih suku bunga dengan Jepang, sehingga membuat yen lebih menarik dan mendorong pasangan USD/JPY bergerak turun. Pelemahan ini mengalihkan fokus dari isu intervensi mata uang, karena pelemahan yen yang terlalu cepat biasanya memaksa Bank of Japan masuk ke pasar, sementara penguatan mata uang nasional justru meredakan ancaman tersebut dan menurunkan kemungkinan intervensi pemerintah. Namun, arah pergerakan pasangan ini hari ini sepenuhnya akan bergantung pada hasil pertemuan Fed di AS.

Untuk strategi intraday, saya terutama akan mengandalkan penerapan skenario #1 dan #2.

This image is no longer relevant

Skenario Beli

Skenario #1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini pada titik entri sekitar 163,63 (garis hijau pada grafik), dengan target di 163,94 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di sekitar 163,94, saya berencana menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah (mengharapkan pergerakan 30–35 pip berlawanan arah dari level tersebut). Sebaiknya kembali melakukan pembelian pasangan ini saat terjadi koreksi dan penurunan signifikan pada USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik.

Skenario #2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada harga 163,49 ketika indikator MACD berada di area oversold. Ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan memicu pembalikan pasar ke atas. Kenaikan menuju level berlawanan di 163,63 dan 163,94 dapat diharapkan.

Skenario Jual

Skenario #1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah level 163,49 diperbarui (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target kunci bagi penjual akan berada di 163,22, di mana saya berniat menutup posisi jual dan langsung membuka posisi beli berlawanan arah (mengharapkan pergerakan 20–25 pip berlawanan arah dari level tersebut). Penjual bisa kembali kapan saja; yang dibutuhkan hanyalah sedikit isyarat dari bank sentral. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun.

Skenario #2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada harga 163,63 ketika indikator MACD berada di area overbought. Ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan memicu pembalikan pasar ke bawah. Penurunan menuju level berlawanan di 163,49 dan 163,22 dapat diharapkan.

This image is no longer relevant

Apa yang Terlihat di Grafik:

  • Garis hijau tipis – harga masuk untuk membeli instrumen trading;
  • Garis hijau tebal – perkiraan harga untuk menempatkan Take Profit atau mengamankan profit secara manual, karena kenaikan lebih lanjut di atas level ini kecil kemungkinannya;
  • Garis merah tipis – harga masuk untuk menjual instrumen trading;
  • Garis merah tebal – perkiraan harga untuk menempatkan Take Profit atau mengamankan profit secara manual, karena penurunan lebih lanjut di bawah level ini kecil kemungkinannya;
  • Indikator MACD. Saat masuk ke pasar, penting untuk memperhatikan zona overbought dan oversold.

Penting: Trader baru di pasar Forex harus mengambil keputusan untuk masuk pasar dengan sangat hati-hati. Menjelang rilis laporan fundamental penting, sebaiknya tetap berada di luar pasar untuk menghindari fluktuasi tajam pada nilai tukar. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa memasang stop order, Anda bisa dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen modal dan trading dengan volume besar.

Dan ingat, untuk trading yang sukses, sangat penting memiliki rencana trading yang jelas, seperti yang dijelaskan di atas. Keputusan trading spontan berdasarkan situasi pasar saat ini pada dasarnya merupakan strategi yang merugikan bagi trader intraday.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.