Lihat juga
Pasangan GBP/USD juga menunjukkan koreksi sekaligus pertumbuhan tren pada hari Jumat. Tidak ada peristiwa penting di Inggris maupun di AS pada hari itu, dan situasi geopolitik sudah tidak lagi mampu memberikan dukungan kuat bagi dolar AS. Situasi di Timur Tengah terus berkembang layaknya skenario sinetron Meksiko klasik. Konduktor "Marlborough ballet" ini tetap Donald Trump. Presiden Amerika tersebut berada di jalan buntu dan tidak tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya dengan Iran. Aksi militer tidak membuahkan hasil, dan Iran tidak memiliki keinginan untuk kembali ke meja perundingan. Selain itu, Teheran jelas tidak berniat menerima ultimatum Trump atau menandatangani kesepakatan yang tidak menguntungkan dan bahkan sangat berisiko dengan Washington. Karena itu, Trump tidak punya pilihan selain bergantian melancarkan serangan baru ke Iran dan menyuarakan retorika yang lebih damai, dengan membuat pernyataan mengenai kesepakatan mendatang. Teater politik ini kini justru menjadi beban bagi pasar. Bahkan Federal Reserve saat ini tidak dapat menyokong mata uang Amerika, karena semua pihak memahami bahwa prospek pengetatan kebijakan masih belum jelas. Bank of England berada jauh lebih dekat dengan langkah pengetatan dibandingkan bank sentral Amerika.
Pada timeframe 5 menit, dua sinyal trading terbentuk pada hari Jumat. Awalnya, pasangan ini memantul dari area 1,3456–1,3476, sehingga memungkinkan pembukaan posisi short. Namun, pasangan tersebut tidak mencapai area target. Selama sesi perdagangan Amerika, pound menembus area 1,3456–1,3476, sehingga memungkinkan pembukaan posisi long dengan mempertimbangkan pergerakan di minggu yang baru.
Pada timeframe per jam, pasangan GBP/USD telah memulai tren naik yang baru. Menurut pandangan kami, pound Inggris akan terus menguat, bahkan jika faktor lokal tidak mendukungnya. Pada timeframe mingguan, pergerakan dari batas bawah channel mendatar menuju batas atas telah dimulai satu bulan yang lalu. Pergerakan ini belum selesai. The Fed tidak mendukung dolar, dan faktor geopolitik juga tidak dapat menopangnya selamanya; oleh karena itu, kami tidak melihat alasan bagi penguatan lebih lanjut mata uang Amerika.
Pada hari Senin, trader pemula dapat membuka posisi short jika harga berkonsolidasi di bawah area 1,3456–1,3476, dengan target 1,3380–1,3386. Posisi long dapat dipertimbangkan saat terbentuk pantulan dari area 1,3456–1,3476, dengan target 1,3587–1,3598.
Pada timeframe 5 menit, level-level yang dapat digunakan untuk trading saat ini meliputi 1,3096–1,3107, 1,3175–1,3180, 1,3259–1,3267, 1,3319–1,3331, 1,3380–1,3386, 1,3456–1,3476, 1,3587–1,3598, 1,3631–1,3641, dan 1,3695. Tidak ada acara penting yang dijadwalkan di Inggris pada hari Senin, sementara indeks manufaktur ISM yang penting akan dipublikasikan di AS. Hal ini perlu diperhatikan.
Level harga support dan resistance merupakan target saat membuka order beli atau jual, atau menjadi sumber sinyal. Garis merah menunjukkan channel atau garis tren yang mencerminkan tren saat ini dan mengindikasikan arah trading yang saat ini lebih disukai. Indikator MACD (14,22,3) – histogram dan garis sinyal – adalah indikator pendukung yang juga dapat digunakan sebagai sumber sinyal.
Pernyataan dan laporan penting (seperti yang tercantum dalam kalender berita) dapat memengaruhi pergerakan pasangan mata uang secara signifikan. Karena itu, selama rilis data tersebut, aktivitas trading harus dilakukan dengan sangat hati-hati, atau sebaiknya keluar dari pasar untuk menghindari pembalikan harga yang tajam berlawanan dengan pergerakan sebelumnya.
Para pemula yang melakukan trading forex perlu mengingat bahwa tidak setiap transaksi akan menghasilkan keuntungan. Pengembangan strategi yang jelas dan manajemen modal yang tepat adalah hal yang penting untuk keberhasilan trading jangka panjang.