Trump ancam Kanada dengan tarif 100% atas kesepakatan perdagangan dengan Tiongkok
Presiden AS Donald Trump mengancam Kanada dengan tarif 100% untuk semua ekspor ke Amerika Serikat apabila negara tersebut mencapai kesepakatan dagang dengan Tiongkok, ini secara tajam meningkatkan ketegangan antara Washington dan negara tetangganya di utara.
Dalam serangkaian komentar yang paling baru darinya, Trump menyebut perdana Menteri Kanada, Mark Carney, sebagai "Gubernur Carney" dan menyatakan bahwa Ottawa "melakukan kesalahan serius" dengan mengizinkan Tiongkok untuk meningkatkan pasokan kendaraan listrik. Presiden AS juga berencana secara provokatif, menyarankan bahwa ia tindak keberatan apabila Kanada menjadi negara bagian ke-51 Amerika Serikat.
"Apabila Kanada membuat kesepakatan bersama Tiongkok, Kanada akan segera dikenakan tarif 100% terhadap semua barang dan produk Kanada yang masuk ke AS," tulis Trump.
Pernyataan ini menyusul kesepakatan pekan lalu antara Kanada dan Tiongkok untuk secara signifikan mengurangi hambatan perdagangan dan memulihkan hubungan ekonomi. Langkah ini telah ditafsirkan sebagai sinyal bahwa Ottawa sedang menyesuaikam kebijakan perdagangan luar negerinya dan menyimpang dari agenda perdagangan Trump.
Sementara itu, Carney mengindikasikan bahwa ia mengharapkan Tiongkok menurunkan tarifnya untuk biji canola Kanada setelah pertemuannya dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping. Kunjungan tersebut menandai perjalanan pertama seorang pemimpin Kanada ke Beijing dalam delapan tahun.
Sebagai bagian dari kesepakatan yang dicapai, Kanada telah setuju untuk mengizinkan hingga 49.000 kendaraan listrik Tiongkok masuk ke pasarnya dengan tarif sekitar 6%, sehingga menghilangkan biaya tambahan 100% sebelumnya. Menurut Carney, Beijing juga akan menawarkan warga negara Kanada masuk tanpa visa.
Dengan demikian, manuver perdagangan Ottawa dapat memaksa Kanada untuk memilih antara pasar Tiongkok dan tarif AS. Kedua pilihan tersebut sama-sama mahal.